Banyaknya Laporan Terkait Biaya Instalasi untuk Pemasangan Baru sebanyak 3.600, menuai kritik tajam dari YLKI Gorontalo, pasalnya nilai yang ditawarkan Asosiasi Kelistrikan Indonesia (AKLI) Gorontalo cukup tinggi, bayangkan nilai 450 Va dan 900 Va konsumen dibebankan Rp. 2,3 Juta. Setelah dilakukan analisis dan kajian oleh pihak YLKI Gorontalo bersama Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo menuai banyak pertanyaan yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang cukup ngeri,,, untuk di kaji, misalnya Penentuan Biaya Material diduga penuh spekulasi dengan nilai Rp. 740 ribu, belum lagi Jaminan Instalasi Asuransi pihak Konsumen tidak diberikan semacam jaminan tertululis atau polis terkait hal tersebut, nilainya cukup besar mencapai Rp. 650 ribu, belum lagi soal PPN dibebankan kepada konsumen sebesar Rp, 209.110,- .
Akibat persoalan tersebut pada tanggal 31 Oktober 2010, pihak YLKI Gorontalo melapor kejadian tersebut kepada Pihak Kejaksaan Tinggi, untuk menelusuri dan mengkaji secara hukum terkait biaya instalasi yang cukup mahal.
Sebelumnya persoalan ini, pada hari kelistrikan pihak YLKI Gorontalo melakukan Aksi Turun Jalan, sebelum tiba di kantor PT PLN Gorontalo dihadang para preman yang menggunakan senjata tajam, akibatnya terjadi saling kejar-kejaran antara masssa YLKI Gorontalo dan Massa Preman yang tidak lain diduga mendukung PLN Gorontalo.
Entri Populer
-
Gorontalo, 6 November 2010 Surga bagi masayarakat Gorontalo ketika mendengar dibuka kran pemasangan - baru, bagi calon pelanggan list...
-
"Kalau boleh sebelum Konsumen Gorontalo menggunakan LPJ 3 Kg, terlebih dahulu Pejabat-pejabat menggunakan LPJ tersebut, sebagai bahan p...
-
Banyaknya Laporan Terkait Biaya Instalasi untuk Pemasangan Baru sebanyak 3.600, menuai kritik tajam dari YLKI Gorontalo, pasalnya nilai yang...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar